Menyambut Co-Founder Kami: Kolaborasi Sains dan Pengalaman Aruna Pradipta dalam Memulihkan Alam, Bersama

Berita

AuthorWillie
Dipublikasikan 13 Jan 2026
Menyambut Co-Founder Kami: Kolaborasi Sains dan Pengalaman Aruna Pradipta dalam Memulihkan Alam, Bersama

Membuka Potensi Nilai Alam

Bagi Aruna Pradipta, alam bukan sekadar minat profesional; melainkan gairah hidup yang mendalam. Sebagai seorang Biolog, Aruna mengawali kariernya sebagai karyawan pertama di sebuah startup climate-tech, di mana ia membantu berbagai koperasi di Indonesia untuk mengakses pasar kayu berkelanjutan internasional. Ia kemudian melanjutkan perjalanannya di perusahaan transformasi sistem, inkubasi bisnis regeneratif, dan mendampingi konsesi hutan dalam bertransisi dari bisnis ekstraktif (penebangan) menuju Solusi Berbasis Alam (SbA), seperti pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan pembayaran jasa ekosistem.

Setelah lebih dari satu dekade berkecimpung di industri ini, Aruna sampai pada satu kesimpulan penting: alam adalah salah satu aset yang paling kurang dihargai (undervalued) di dunia. Meskipun setiap hektar hutan dan mangrove menyimpan nilai yang luar biasa, masih sedikit pihak yang memahami cara membuka potensi nilai tersebut atau membantu pasar untuk mengapresiasinya. Kesamaan visi dalam mengungkap kekuatan alam inilah yang mendorongnya bergabung dan membangun Fairatmos.

3 Tahun Transformasi: Dari Lahan Gambut hingga Mangrove

Perspektif Aruna mengenai kelayakan proyek berbasis alam berakar pada pendekatan “first principles” yang dikembangkan melalui pengalaman lapangan yang nyata. Perjalanannya telah melintasi nusantara, mulai dari menyusuri lahan gambut di Kalimantan, berinteraksi dengan komunitas adat pemanen madu di Jambi, hingga mengembangkan model perhitungan penyerapan karbon yang kompleks dan mengamankan investasi internasional.

Pengalaman-pengalaman ini mengajarkannya bahwa proyek yang layak bukan hanya soal keuntungan finansial semata. Proyek tersebut harus menjadi cetak biru aksi iklim yang menghasilkan dampak ekonomi, sosial, dan ekologis jangka panjang. Namun, Aruna mengakui bahwa menjaga keseimbangan ini sering kali lebih sulit daripada yang dibayangkan.

Selama tiga tahun pertama di Fairatmos, Aruna berperan krusial dalam menerjemahkan sains dan metodologi menjadi model finansial yang kokoh. Ia juga mendedikasikan waktunya untuk membimbing dan melatih tim di Fairatmos agar memiliki standar integritas yang sama. Keberagaman bentang alam Indonesia, dari gambut hingga mangrove, tidak menyurutkan komitmennya untuk selalu menghadirkan solusi praktis namun tetap berbasis pada prinsip keilmuan yang kuat.

Jembatan Teknologi: Menskalakan Proyek Berintegritas Tinggi

Aruna percaya bahwa teknologi adalah kunci utama untuk membuka nilai dari alam. Melalui rangkaian produk seperti AtmosCheck dan AtmosWatch, Fairatmos membantu pemilik aset memahami dan mengelola hutan mereka guna memenuhi standar integritas tinggi dari proyek karbon modern.

"Pada akhirnya, produk yang kami bangun tidak bertujuan untuk 'menciptakan kembali' hutan. Kami bertujuan membuat hutan menjadi aset yang layak investasi (investable)," jelas Aruna.

Salah satu risiko yang paling sering diremehkan dalam industri saat ini adalah anggapan bahwa proyek karbon adalah bisnis yang "cepat dan mudah". Aruna menekankan bahwa proyek berbasis alam memiliki kedalaman multidimensi yang jauh melampaui sekadar memasang pagar pelindung atau merelokasi penduduk. Untuk mencapai kualitas tinggi, industri harus meninggalkan solusi instan dan fokus pada aspek Longivitas (Longevity), Daya Tahan (Durability), dan Permanensi (Permanence), tiga pilar utama yang ia tanamkan dalam operasional Fairatmos.

Visi Masa Depan

Sebagai Co-Founder, Aruna turut membentuk arah masa depan Fairatmos. Menatap dekade berikutnya, ia ingin Fairatmos dikenal melalui standar operasional baru: menjadikan proyek karbon berbasis alam lebih terukur, dapat diprediksi, dan layak investasi dalam skala besar. Di sektor yang sering kali dipenuhi oleh proyek bersifat sporadis dan asumsi yang rapuh, ia menargetkan hasil yang berbasis sains, dapat diulang, dapat diaudit, dan tangguh di berbagai ekosistem serta lingkungan regulasi.

Perannya sebagai Industry Expert dalam program Executive Certificate in Carbon Markets di Nanyang Technological University (NTU) mempertegas komitmennya terhadap keunggulan akademik, riset ilmiah, serta jaringan kemitraan yang akan ia bawa untuk memperkuat Fairatmos di tahun-tahun mendatang.

"Visi kesuksesan saya adalah ketika Fairatmos mampu menjalankan proyek berbasis alam secara presisi layaknya detak jam: tangguh, terprediksi, dan dibangun untuk bertahan lama," pungkas Aruna. Dengan membangun infrastruktur ini, Fairatmos melanjutkan misinya untuk Memulihkan Alam, Bersama (Restore Nature, Together)

Fairatmos
GoWork, Pacific Place Mall, 1st floor unit 1-77
Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53
Kebayoran Baru, Senayan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Indonesia 12190
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
PT UDARA UNTUK SEMUA
Email hello@fairatmos.com
WhatsApp Number +62 851 8332 2405
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
WhatsApp Number +62 853 1111 1010
iso