Kekuatan AI untuk Inovasi Iklim di ‘Unlocking Capital for Sustainability 2025’
Berita
Lainnya

Fairatmos dengan antusias berpartisipasi dalam Unlocking Capital for Sustainability 2025, khususnya dalam sesi Closing Plenary bertajuk Unleashing AI for Climate Innovation and Inclusion, sebagai bagian dari rangkaian forum regional menuju COP30.
Diselenggarakan oleh Eco-Business bekerja sama dengan UNEP, forum ini mempertemukan para pengambil keputusan dari sektor keuangan, pemerintahan, dan teknologi untuk mengeksplorasi bagaimana kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dapat menjadi kekuatan transformatif dalam mendorong inovasi iklim dan pembangunan berkelanjutan.
Seiring semakin meluasnya pemanfaatan AI di Asia dan dunia, teknologi ini diakui karena kemampuannya dalam mengoptimalkan data, meningkatkan pengambilan keputusan, serta memperluas inklusi keuangan melalui platform berbasis digital yang demokratis dan mobile-first. Di Indonesia, dengan nilai pasar domestik sekitar USD 1,8 miliar, pemanfaatan AI secara bertanggung jawab terus dikembangkan dalam ekosistem keuangan melalui Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia. Namun, tantangan utamanya adalah memastikan bahwa kemajuan ini berdampak nyata terhadap keberlanjutan, terutama bagi komunitas yang kurang terlayani.
Mendorong Solusi Iklim Lewat AI
Sesi plenary ini menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka:
-
Natalia Rialucky Marsudi, CEO dan Founder Fairatmos
-
Andreas Tjendra, Penasihat Roadmap Nasional AI; Direktur Inovasi AI di KORIKA
-
Reihan Adilla, CEO dan Co-Founder Agrilabs.id
-
Moderator: Dr. Tariq Khalil, Principal Climate & Sustainability Scientist, Mosaic Risk Analytics
Panel ini membahas bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk mendorong solusi berkelanjutan, membuka akses pendanaan krusial, serta mendukung startup teknologi iklim yang kerap kekurangan sumber daya, pendanaan, dan akses pasar.
Dalam diskusi tersebut, Natalia menjawab berbagai pertanyaan, termasuk bagaimana AI dan otomasi dapat memperkuat feedback loop antara investasi dan dampaknya; bagaimana AI sebaiknya diposisikan dalam strategi organisasi atau perusahaan terutama dalam mengidentifikasi dan mengelola potensi risiko; sektor-sektor mana saja yang siap mengadopsi AI namun masih kurang dimanfaatkan; serta bagaimana Fairatmos menggunakan AI dan teknologi lainnya untuk meningkatkan skala solusi berbasis alam (Nature-Based Solutions) berkualitas tinggi di pasar seperti Indonesia.
Sesi ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Fairatmos dalam menerapkan teknologi secara bertanggung jawab untuk mendorong aksi iklim, dengan memastikan bahwa transisi yang inklusif dan adil tetap menjadi inti dari perjalanan keberlanjutan Indonesia.
Tertarik menjadi bagian dari aksi iklim?
Jelajahi layanan kami:
✨ Pre-Feasibility Study (Pre-FS)
✨ Feasibility Study (FS)
✨ Project Design Document (PDD)
📩 Hubungi kami untuk memulai perjalanan karbon Anda.
🔗 www.fairatmos.com | [email protected]