Berkolaborasi untuk Integritas Pasar Karbon: Fairatmos Hadir dalam Workshop Nasional Perdagangan Karbon di Bali
Berita

Pekan lalu di Bali, CEO Fairatmos Natalia Rialucky menghadiri Workshop Sinergi Penguatan Ekosistem Perdagangan Karbon yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH/BPLH). Acara ini mempertemukan para pembuat kebijakan, regulator, dan pelaku pasar untuk memperkuat tata kelola pasar karbon Indonesia.
Kehadiran Fairatmos menjadi sorotan karena menjadi satu-satunya pengembang proyek karbon yang diundang. Hal ini menegaskan peran penting Fairatmos dalam menjembatani kerangka kebijakan dengan implementasi nyata di lapangan.
Memperkuat Pasar Karbon Indonesia
Lokakarya di Bali menghadirkan perwakilan dari kementerian, pemerintah daerah, Bursa Karbon Indonesia, lembaga verifikasi dan validasi, serta mitra internasional. Diskusi berfokus pada penyelarasan strategi nasional perdagangan karbon agar pasar karbon Indonesia terus berkembang dengan integritas, transparansi, dan kredibilitas global.
Beberapa poin utama yang dibahas antara lain:
-
Penguatan sistem registri karbon nasional (SRN) untuk meningkatkan perlindungan, transparansi, dan kepercayaan pasar.
-
Pembentukan Mutual Recognition Arrangements (MRA) dengan standar internasional seperti Verra, Gold Standard, Plan Vivo, dan GCC.
-
Pengembangan pasar karbon kepatuhan dan sukarela untuk memperluas proyek-proyek berkualitas tinggi dan kredit karbon yang kredibel.
-
Penguatan mekanisme pendukung seperti pajak karbon, cap-and-trade, serta kerangka hukum yang jelas.
Sejalan dengan Komitmen Iklim Nasional
Indonesia kembali menegaskan target penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89% secara mandiri dan hingga 43,20% dengan dukungan internasional pada tahun 2030. Target ini akan dituangkan lebih lanjut dalam Second Nationally Determined Contribution (NDC) yang dijadwalkan diserahkan ke UNFCCC pada September 2025. Menariknya, NDC kali ini untuk pertama kalinya akan mencakup sektor maritim, menandakan komitmen Indonesia yang lebih luas menuju Net Zero Emissions.
Peran Fairatmos
Sebagai satu-satunya pengembang proyek karbon yang hadir, Fairatmos menyampaikan perspektif dari praktisi yang bekerja langsung dengan pemilik lahan, komunitas, dan para pemangku kepentingan. CEO Natalia Rialucky menekankan pentingnya menjaga integritas dan skala proyek karbon, sehingga setiap kredit karbon yang dihasilkan benar-benar berkontribusi pada target nasional sekaligus memenuhi permintaan pasar global.
Partisipasi Fairatmos menunjukkan peran penting pengembang proyek dalam menerjemahkan kebijakan menjadi aksi nyata. Dengan begitu, ekosistem perdagangan karbon Indonesia tidak hanya mendorong penurunan emisi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang nyata.
Menuju Masa Depan Karbon Netral dan Emisi Nol
Lokakarya di Bali ini memperlihatkan kesiapan Indonesia untuk memperkuat pasar karbon dan menempatkan diri sebagai pemain kredibel dalam ekonomi hijau global. Dengan tata kelola yang kuat, keselarasan internasional, serta kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan pengembang seperti Fairatmos, jalan menuju masyarakat Karbon Netral dan masa depan Emisi Nol semakin terbuka.
Mewujudkan Aksi Bersama Fairatmos
Untuk Pemilik Lahan - AtmosDev & AtmosCheck
Ubah lahan Anda menjadi proyek karbon terverifikasi. Dengan AtmosDev dan AtmosCheck, Anda dapat menghasilkan kredit karbon terpercaya sekaligus berkontribusi dalam transisi menuju Karbon Netral. [Hubungi Kami di Sini]
Untuk Investor - AtmosFund
Berinvestasi dengan tujuan yang jelas. AtmosFund menghubungkan Anda dengan proyek offset karbon yang kredibel, berdampak nyata, dan mendorong perjalanan menuju Net Zero Emissions. [Investasi Bersama Kami di Sini]
👉 Mulailah perjalanan iklim Anda bersama Fairatmos hari ini.